Rabu, 09 Juni 2021

Membahas Jas

Jas model single-breasted maupun double-breasted adalah busana yang paling mudah membuat penampilan pemakainya menjadi jauh lebih baik atau lebih buruk, tergantung pada kualitas jas tersebut. Oleh karena itu kualitas jas perlu menjadi prioritas.

Kualitas jas dapat segera terlihat dari potongan dan bahannya. Jas berkualitas tinggi tentu mahal harganya. Anda dapat segera melupakan harganya tapi tak dapat melupakan kualitasnya selama bertahun-tahun. Jas akan tampak elegan bila potongan, bahan, dan warnanya bagus, serta dikenakan dengan rapi dan benar.
Jas sebaiknya disesuaikan dengan bentuk tubuh agar tampak proporsional. Jas yang dijahit khusus untuk tubuh Anda adalah jas yang paling ideal. Jas yang sesuai dengan bentuk tubuh akan tampak lebih bagus daripada jas yang tak sesuai dengan bentuk tubuh. Pria bertubuh kurus dengan tulang-tulang yang kecil akan tampak bagus dengan jas berpotongan ramping, bantalan bahu (padding) tipis, dan kelepak kerah kecil, serta pipa celana yang tidak longgar.
Stelan jas (suit) yang dikenakan Prabowo Subianto
kurang pas di tubuhnya

Pria bertubuh atletis dan berbahu bidang tidak perlu mengenakan bantalan bahu pada jasnya. Jas dapat dipotong ‘natural’ sesuai bentuk tubuhnya.
Pria bertubuh besar memerlukan potongan yang tidak membuat tubuhnya tampak semakin besar. Agar jas tampak proporsional dengan bentuk tubuh diperlukan penjahit yang sudah berpengalaman dalam membuat jas.
Perhatikan kerapian sambungan lengan dan bahu. Bagian bahu jangan merosot ke arah lengan atau tertarik ke atas. Kelepak kerah jas harus tampak flat, bagian belakangnya menempel pada kerah kemeja, dan bagian depannya menempel pada dada.
Perhatikan kerapian jahitan pada atas bahu, pada sambungan lengan dan pundak, pada lubang kancing, pada lubang lengan, dan pada bagian tengkuk.
Pada bagian saku jas perlu diberi pelapis. Seluruh jahitan harus rapi. Permukaan bahan tampak licin, tanpa kerutan. Ujung lengan jas tidak terlalu longgar dari manset lengan kemeja.
Kerah kemeja lebih tinggi sekitar dua centimeter dari kerah jas dan manset lengan kemeja harus ke luar sekitar dua centimeter dari lengan jas. Tak semua penjahit bisa menjahit jas dengan benar dan rapi. Diperlukan penjahit yang berpengalaman dan teliti untuk mendapatkan jas yang berkualitas.

Selain kerapian jahitan, kualitas bahan juga sangat penting untuk mendapatkan jas yang elegan. Wol adalah bahan terbaik untuk jas karena nyaman dikenakan dan tak mudah kusut. Ada beberapa jenis wol yang bisa Anda pilih: super 100%, cashmere, dan gabardine. Pilihlah toko tekstil yang terpercaya yang bisa merekomendasikan bahan terbaik bagi jas Anda sekaligus menjahitnya dengan rapi, sesuai dengan bentuk tubuh Anda.
Meski Anda membeli jas merk internasional yang mahal, lepaslah merk yang biasanya dijahit pada lengan jas. Bukalah kancing jas ketika Anda duduk agar Anda bisa duduk lebih nyaman.



Sumber: Busana Pria Eksekutif karya Ratih Poeradisastra

Rabu, 21 April 2021

Berbeda Jalan, Satu Tujuan

 

 

Buku ini berisi berbagai pengalaman dari sebelas penulis dalam mereka menjalankan toleransi beragama. Ada tujuh penulis muslim dan empat penulis Nasrani yang menceritakan bagaimana mereka hidup damai di Indonesia yang kaya raya akan suku dan budaya serta agama. Dengan kebhinekaan ini negara kita bagaikan pelangi yang indah berwarna-warni.

Setiap penulis buku ini memiliki pengalaman yang unik dan menarik. Ada penulis yang berasal dari keluarga yang masing-masing anggotanya memilih sendiri agama mereka.  Meski ada empat agama di dalam satu keluarga, mereka tetap bersatu pada acara leluhur mereka tanpa melanggar aturan agama masing-masing.

Ada penulis yang sejak SD sampai SMA belajar di sekolah Katolik. Ia ikut dalam kegiatan-kegiatan gereja, namun ia tetap seorang muslimah yang beribadah sesuai dengan syariat Islam.  Panitia acara di gereja menyediakan hidangan untuk berbuka puasa dan tempat salat yang dilengkapi mukena dan sajadah. Ada  pula penulis beragama Protestan yang mendapatkan bantuan dari teman-teman muslimnya dalam masa-masa sulit pandemi virus corona sepanjang tahun 2020 - 2021.

Penulis lainnya berkisah bahwa ia bertetangga dengan pendeta yang sangat dicintai masyarakat di sekitarnya yang semua beragama Islam. Ketika putra pendeta minta dikhitan dan diadakan acara selametan sunatan, sang pendeta mengundang para tetangganya untuk mengadakan pengajian di rumahnya. Ketika ia mengisolasi diri agar ia tak menularkan virus corona di lingkungannya, para tetangganya memberikan bantuan yang dibutuhkan setiap hari tanpa memandang perbedaan agama.

Ada beberapa perbedaan prinsip dari setiap agama, namun hal itu tak perlu diperdebatkan. Sebab banyak persamaan dari semua keyakinan, yaitu tentang kemanusiaan, keadilan, kejujuran, kedisplinan, kelestarian lingkungan hidup, dan sebagainya. Semua agama mengajarkan kebaikan yang sama: Tuhan mencintai semua ciptaan-Nya, manusia beriman juga mencintai semua ciptaan-Nya. Kita memiliki tujuan yang sama, hanya berbeda jalan.