Tampilkan postingan dengan label Gus Dur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gus Dur. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Desember 2020

Humor Gus Dur tentang Orde Baru

Dalam suatu sayembara menebak usia mumi di Giza, Mesir, puluhan negara diundang oleh pemerintah Mesir. Masing-masing negara mengirimkan tim ahli paleoantropologi terbaiknya. Sedangkan Indonesia yang masih dalam masa pemerintahan Orba hanya mengirimkan satu komandan intel.

Tim Prancis tampil pertama. Mereka membawa peralatan mutakhir, ukur sana ukur sini, catat ini dan itu, tapi kemudian menyatakan tidak sanggup memperkirakan usia mumi. Pakar Amerika perlu waktu lama tapi taksirannya keliru. Tim Jerman menyatakan, usia mumi lebih dari 3.200 tahun. Ternyata salah. Tim Jepang juga menyebut di sekitar angka itu, tapi juga salah.

Lalu tiba giliran peserta dari Indonesia. Komandan intel bertanya kepada panitia apakah ia boleh memeriksa mumi di ruangan tertutup.

“Silakan,” jawab panitia. 

Lima belas menit kemudian Komandan itu keluar. “Usia mumi ini 5.124 tahun 3 bulan 7 hari,” katanya dengan mantap kepada juri.

Seluruh tim juri terbelalak, saling berpandangan, dan sangat kagum.  Hanya dalam waktu sangat singkat, Komandan bisa menyebutkan usia mumi dengan akurat. Hadiah diberikan. Ucapan selamat dari para peserta, pemerintah Mesir, perwakilan negara-negara asing, dan sebagainya datang bertubi-tubi. “Luar biasa,” kata mereka. Pemerintah Indonesia sangat bangga.

Menjelang pulang ke Indonesia sang Komandan dikerubungi wartawan dari dalam dan luar negeri di lobi hotel. “Anda hebat. Bagaimana caranya bisa menebak usia mumi dalam waktu singkat?”

“Saya gebuki saja. Ngaku dia.” 


Sumber: Tertawa Bersama Gus Dur. Humornya Kiai Indonesia karya Muhammad Zikra.

Kamis, 15 Agustus 2019

Hasil Polling yang Dianggap Penistaan terhadap Rasulullah


Buku ini salah satu karya Arswendo yang ditulis berdasarkan pengalamannya di penjara. Banyak cerita tentang kehidupan di lembaga pemasyarakatan ditulis di dalam buku ini, tapi yang  saya ingat adalah cerita tentang seorang napi yang memperkosa angsa karena sudah begitu lama memendam kebutuhan seksualnya.

Pada zaman Orba Arswendo adalah pemimpin redaksi tabloid hiburan Monitor. Melalu tabloid itu ia membuat polling dengan pertanyaan: “Siapakah orang yang paling Anda kagumi?” Hasil polling ternyata nama Nabi Muhammad tidak berada di urutan pertama sebagai orang yang paling dikagumi. Rasulullah berada di urutan ke-sebelas. Hasil polling itu dimuat di tabloid Monitor edisi 15 Oktober 1990. Timbullah demo besar dari umat Islam. Massa membuat patung Arswendo dari kertas tabloid Monitor yang kemudian dibakar. Puncaknya terjadi pada 22 Oktober 1990. Massa mendatangi kantor Monitor dan memporakporandakan semua yang ada di sana. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang kala itu menjabat sebagai Ketua Umum PBNU berusaha meredakan amarah umat. Gus Dur berkata, wibawa Nabi Muhammad tidak akan berkurang hanya karena polling. Namun massa tetap murka. Akibatnya tabloid Monitor dibredel dan Arswendo dibui. Ia divonis lima tahun penjara.

Pada 19 Juli 2019 Arswendo Atmowiloto kembali kepada Allah yang Maha Adil, Maha Pengasih dan Maha Penyayang, serta Maha Pemaaf. Rest in Peace, Mas Wendo.